Sekolah Siaga Bencana: Pengembangan Literasi Mitigasi Bencana Berbasis Konteks Lokal pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.33487/mgr.v6i2.419Keywords:
literasi mitigasi bencana, sekolah siaga bencana, pendidikan dasar, konteks lokal, kesiapsiagaan siswaAbstract
Literasi mitigasi bencana perlu dikembangkan sejak sekolah dasar agar peserta didik tidak hanya mengetahui jenis bencana, tetapi juga mampu mengenali risiko, memahami informasi, menentukan tindakan keselamatan, dan berpartisipasi dalam membangun budaya kesiapsiagaan. Penelitian ini bertujuan mengkaji perubahan literasi mitigasi bencana siswa melalui pembelajaran Sekolah Siaga Bencana berbasis konteks lokal. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest–posttest yang diperkuat data kualitatif. Partisipan terdiri atas 32 siswa kelas V SDN 149 Lumbaja, Kabupaten Enrekang. Pembelajaran meliputi pengenalan bahaya dan risiko, hazard walk, pemetaan risiko dan jalur keselamatan, diskusi skenario, simulasi tindakan keselamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, angket, wawancara, dan artefak pembelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 57,93 menjadi 73,89 dengan N-gain 0,38. Uji paired-samples t-test menunjukkan perbedaan signifikan, t(31) = 9,22, p < 0,001, dengan ukuran efek besar (d = 1,63). Peningkatan tertinggi terjadi pada literasi risiko, sedangkan literasi partisipatif-reflektif berkembang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan lokal sebagai sumber belajar berpotensi membantu siswa menghubungkan pengetahuan kebencanaan dengan pengambilan keputusan keselamatan secara lebih kontekstual.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ismail Ismail, Rahmat Rahmat, Masriani Masriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
