Improving Gross Motor Skills Through Outdoor Ball Games for Early Childhood in Kindergarten
Abstract
Kemampuan motorik kasar merupakan aspek perkembangan fisik yang menjadi dasar bagi keterampilan gerak, kebugaran, dan kepercayaan diri anak usia dini, namun di Kelompok B TK Al-Ihsan Kemantan Tinggi keterampilan ini belum berkembang optimal. Sebagian besar anak masih lemah dalam melempar, menangkap, dan menendang bola, serta dalam menjaga keseimbangan tubuh. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui permainan bola di luar ruangan. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 16 anak Kelompok B semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar pengamatan delapan indikator motorik kasar dengan skala empat kategori (BB, MB, BSH, BSB), serta catatan lapangan dan dokumentasi untuk triangulasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif sekaligus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang progresif: rata-rata skor meningkat dari 2,00 (Mulai Berkembang) pada Siklus I menjadi 3,38 (Berkembang Sesuai Harapan menuju Berkembang Sangat Baik) pada Siklus II, dengan ketuntasan gabungan BSH dan BSB sebesar 94%. Seluruh delapan indikator pada Siklus II mencapai sekurang-kurangnya kategori Berkembang Sesuai Harapan sesuai milestone anak usia 5–6 tahun, dan sebagian mencapai kategori tertinggi. Disimpulkan bahwa permainan bola di luar ruangan yang dirancang secara bertahap—dari permainan bola dasar menuju permainan kombinasi dan beregu—efektif meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yenti Elpi, Ridwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

