Improving Children’s Fine Motor Skills Through Finger Painting Activities in Kindergarten
Keywords:
Finger Painting; Motorik Halus; Anak Usia DiniAbstract
Kemampuan motorik halus merupakan aspek perkembangan yang menentukan kesiapan anak menulis dan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari, namun di Kelompok B TK Islam Baiturrahim Kota Jambi keterampilan ini belum berkembang optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan finger painting. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar pengamatan delapan indikator motorik halus dengan skala empat kategori (BB, MB, BSH, BSB), kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata skor dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang progresif: rata-rata skor Siklus I sebesar 2,75 (Berkembang Sesuai Harapan) dengan ketuntasan 75%, meningkat menjadi 3,94 (Berkembang Sangat Baik) pada Siklus II dengan ketuntasan gabungan BSH dan BSB sebesar 100% serta 94% anak mencapai kategori tertinggi. Seluruh delapan indikator pada Siklus II mencapai sekurang-kurangnya kategori Berkembang Sesuai Harapan sesuai milestone anak usia 5–6 tahun. Disimpulkan bahwa kegiatan finger painting yang dirancang secara bertahap—dari pengenalan satu warna dasar menuju eksplorasi dua hingga tiga warna dan pola sederhana—efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Misnawaty, Ridwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

