Developing the Social-Emotional Competence of Group B Children Through Group Play Activities
Abstract
Kemampuan sosial emosional merupakan fondasi penting bagi kesiapan belajar dan adaptasi sosial anak usia dini, namun di Kelompok B TK Melati Kecamatan Mestong kemampuan tersebut masih rendah: anak cenderung bermain sendiri, sulit berbagi dan bergiliran, kurang menunjukkan empati, serta belum mampu menyelesaikan konflik secara baik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain kelompok yang dirancang secara bertahap. Penelitian menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing dua pertemuan, dengan subjek 22 anak Kelompok B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar observasi delapan indikator dengan skala perkembangan empat tingkat (BB, MB, BSH, BSB), dilengkapi catatan refleksi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui rata-rata skor dan persentase ketuntasan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten: rata-rata skor klasikal meningkat dari 1,56 (Belum Berkembang) pada Siklus I menjadi 3,31 (Berkembang Sesuai Harapan) pada Siklus II, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat tajam dari 6,25% menjadi 87,5%. Seluruh delapan indikator pada Siklus II mencapai sekurang-kurangnya kategori Berkembang Sesuai Harapan sesuai milestone anak usia 5–6 tahun. Disimpulkan bahwa kegiatan bermain kelompok efektif mengembangkan kemampuan sosial emosional anak Kelompok B.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Enuy Rohaeni, Ridwan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

