E-Modul Berbasis Keterampilan Sosial Berorientasi Jagung dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar: Kajian Literatur
DOI:
https://doi.org/10.33487/mgr.v4i2.456Keywords:
E-modul, keterampilan sosial, kearifan lokal, jagung, pembelajaran IPAAbstract
Pengembangan bahan ajar digital pada pembelajaran IPA sekolah dasar perlu melampaui pemindahan teks cetak ke layar dengan menghadirkan konteks yang dekat dengan kehidupan siswa dan aktivitas yang memberi ruang interaksi sosial. Kajian ini bertujuan menganalisis potensi e-modul berbasis keterampilan sosial berorientasi jagung dalam pembelajaran IPA sekolah dasar serta merumuskan prinsip implementasinya. Penelitian menggunakan studi literatur naratif dengan analisis isi terhadap publikasi yang membahas e-modul, keterampilan sosial, kearifan lokal/etnosains, dan pembelajaran IPA hingga tahun 2023. Hasil sintesis menunjukkan tiga pola utama. Pertama, e-modul memberikan fleksibilitas penyajian multimodal dan mendukung belajar mandiri ketika desainnya memuat navigasi, visual, aktivitas, serta umpan balik yang jelas. Kedua, konteks jagung relevan sebagai jembatan antara konsep IPA dan pengalaman lokal, terutama pada wilayah yang memiliki kedekatan sosial-ekonomi dengan komoditas tersebut. Ketiga, keterampilan sosial tidak tumbuh hanya karena penggunaan media digital; pengembangannya memerlukan tugas kolaboratif yang secara eksplisit melatih komunikasi, kerja sama, empati, dan pemecahan masalah. Bukti yang tersedia mendukung kelayakan dan potensi e-modul kontekstual, tetapi masih didominasi penelitian pengembangan pada konteks terbatas. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi, konteks lokal, dan desain interaksi sosial perlu diperlakukan sebagai satu kesatuan pedagogis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayik Fena Emilda, M. Fadlillah M. Fadlillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
