Kesulitan Belajar IPA pada Materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup Siswa Kelas V SD Muhammadiyah 32 Medan
DOI:
https://doi.org/10.33487/mgr.v4i1.450Keywords:
Kesulitan belajar IPA, makhluk hidup, media konkret, keterlibatan siswa, pembelajaran kolaboratifAbstract
Kesulitan belajar IPA pada sekolah dasar tidak selalu berakar pada rendahnya minat terhadap mata pelajaran, tetapi dapat muncul ketika pengalaman belajar kurang konkret, interaktif, dan melibatkan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola kesulitan belajar pada materi ciri-ciri makhluk hidup di kelas V SD Muhammadiyah 32 Medan serta mengidentifikasi bentuk pembelajaran yang lebih sesuai dengan respons siswa. Penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana. Partisipan terdiri atas tujuh siswa kelas V (empat laki-laki dan tiga perempuan) dan seorang guru kelas. Data dikumpulkan pada 29 Mei 2023 melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket 10 pernyataan berskala Likert 1-5. Analisis dilakukan pada tingkat butir menggunakan frekuensi, persentase, dan rerata. Siswa menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap IPA dan kebiasaan mencatat (M = 4,57), tetapi seluruh siswa juga menyatakan kurang fokus ketika guru menjelaskan (M = 4,57), sementara 85,7% menilai materi membosankan dan mudah merasa bosan ketika pembelajaran bergantung pada pembacaan buku (M = 4,14). Respons tertinggi muncul pada penggunaan peragaan/gambar berdimensi dan pembelajaran berkelompok (M = 4,86). Temuan menunjukkan bahwa kesulitan belajar lebih kuat berkaitan dengan keterlibatan dan desain pembelajaran daripada penolakan terhadap materi IPA. Pembelajaran yang konkret, kolaboratif, dan memberi ruang interaksi perlu diprioritaskan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Maulinda Maulinda, Isra Yumintan Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
