Harmonisasi Mahasiswa di Tengah Adanya Heterogenitas Sosial di Jurusan PPKn FIS UNIMED
DOI:
https://doi.org/10.33487/mgr.v4i1.438Keywords:
Harmonisasi mahasiswa, heterogenitas sosial, multikulturalisme, interaksi sosial, Bhinneka Tunggal IkaAbstract
Keberagaman agama, etnik, bahasa, budaya, dan latar sosial merupakan realitas yang melekat pada kehidupan kampus dan dapat menjadi modal integrasi sekaligus sumber friksi apabila tidak dikelola secara inklusif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan harmonisasi mahasiswa di tengah heterogenitas sosial pada Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan survei eksploratif yang didukung observasi. Sebanyak 11 mahasiswa mengisi kuesioner Google Form yang memuat 10 butir respons tertutup terkait pertemanan lintas agama, relasi mayoritas-minoritas, keberagaman etnik, Bhinneka Tunggal Ika, integrasi sosial, dan penghargaan terhadap perbedaan. Data dianalisis dengan frekuensi dan persentase. Hasil menunjukkan orientasi harmonisasi yang kuat: 90,9% responden bersedia berteman dengan mahasiswa berbeda agama; seluruh responden menjunjung Bhinneka Tunggal Ika, menolak heterogenitas sebagai alat perpecahan, menilai keberagaman dapat mendukung harmonisasi dan mempererat hubungan, tidak menjadikan bahasa, etnik, dan budaya sebagai penghalang pertemanan, serta menganggap penghargaan terhadap perbedaan penting bagi keharmonisan. Namun, persepsi mengenai dominasi kelompok mayoritas dan potensi heterogenitas menghambat integrasi masih muncul pada sebagian responden. Temuan ini menegaskan pentingnya interaksi setara, dialog lintas identitas, dan penguatan budaya kampus inklusif dalam menjaga harmonisasi mahasiswa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Apni Nurita Saragih, Fahreza Rizki Tabrani, Fadillah Melani Putri, Putri Yohan Damanik, Julia Ivanna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
