The Effect of Block Play on the Fine Motor Skills of Children Aged 4–5 Years in Kindergarten
Abstract
Kemampuan motorik halus merupakan prasyarat penting bagi kesiapan menulis dan kemandirian anak usia dini, namun di lapangan masih banyak anak yang capaiannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh permainan balok terhadap kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK Dharma Wanita Koto Payang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one-group pretest–posttest design. Subjek penelitian berjumlah tujuh anak Kelompok A yang ditetapkan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi terstruktur berisi sepuluh butir yang mengukur empat dimensi motorik halus dengan skala empat tingkat (BB, MB, BSH, BSB). Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, uji-t sampel berpasangan, perhitungan N-gain, serta ukuran efek (Cohen’s d). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 20,86 (52,14%) pada pretest menjadi 24,57 (61,43%) pada posttest. Uji-t berpasangan menghasilkan t-hitung sebesar 2,184 yang lebih besar daripada t-tabel 1,943 (df = 6; p = 0,036) pada hipotesis terarah, sehingga hipotesis nol ditolak. Ukuran efek tergolong besar (d = 0,83). Dengan demikian, permainan balok berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak, meskipun derajat peningkatannya bervariasi antarindividu. Temuan ini menegaskan bahwa permainan balok dapat dijadikan strategi stimulasi motorik halus yang kontekstual di lembaga PAUD.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ermanida, Sapriya Utami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

