Application of the Tracking Game to Improve the Cognitive Ability of Children Aged 5–6 Years
Keywords:
permainan mencari jejak; kemampuan kognitif; anak usia dini; penelitian tindakan kelas.Abstract
Kemampuan kognitif merupakan fondasi penting bagi kesiapan belajar anak usia dini, namun di banyak Taman Kanak-Kanak stimulasinya masih bersifat klasikal sehingga sebagian anak belum optimal mengenal bentuk, bilangan, dan pola. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun melalui penerapan permainan mencari jejak di TK Al-Ikhlas Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, didahului tahap pra-siklus. Subjek penelitian adalah lima anak Kelompok B beserta guru kelas. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kemampuan kognitif (20 butir berskala BB–MB–BSH–BSB), pedoman wawancara guru semi-terstruktur, dan angket skala Likert lima poin (15 pernyataan), kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan kognitif (kategori BSH dan BSB) dari 38% pada pra-siklus menjadi 64% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II, melampaui indikator keberhasilan 80%. Rata-rata skor angket pada siklus II sebesar 4,38 termasuk kategori sangat efektif. Aspek bentuk-warna-ukuran-pola berkembang paling menonjol, sedangkan aspek pemecahan masalah memerlukan penguatan scaffolding guru. Penelitian menyimpulkan bahwa permainan mencari jejak efektif meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dan layak dijadikan kegiatan rutin.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Saidah, Siti Mariah Ulfa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

