Engrang Patok as a Physical-Motor Stimulation Strategy in Early Childhood
Keywords:
Anak Usia Dini; Engrang Patok; Motorik Kasar; Permainan Tradisional; Stimulasi Fisik-MotorikAbstract
Permainan tradisional engrang patok memiliki potensi sebagai media stimulasi fisik-motorik yang murah, kontekstual, dan bernilai pelestarian budaya, namun pemanfaatannya secara terencana di lembaga PAUD masih jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan penerapan permainan engrang patok sebagai strategi stimulasi fisik-motorik anak usia dini serta dampaknya terhadap perkembangan motorik kasar anak kelompok B di TK Alfirdaus, Desa Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur (30 butir) dan observasi lapangan terstruktur (10 butir) terhadap empat informan, yaitu dua guru kelas dan dua orang tua/wali, serta pengamatan langsung terhadap aktivitas bermain anak. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, dengan keabsahan diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan engrang patok diperkenalkan secara terprogram dalam dua tahun terakhir dengan alat berbahan lokal, dilaksanakan melalui bimbingan guru bertahap, dan menstimulasi sejumlah aspek motorik kasar—terutama keseimbangan tubuh, koordinasi tangan-kaki, dan kekuatan otot tungkai—sekaligus mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Permainan ini dinilai menunjang capaian Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) aspek fisik-motorik dan direkomendasikan sebagai alternatif strategi stimulasi berbasis kearifan lokal.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Karyawati Karyawati, Dodi Harianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

