Implementation of the School Health Unit Program at Jarinabi Elementary School Tanjung Jabung Timur Jambi Province

Authors

  • Meliani Sekolah Tinggi Agama Islam Jarinabi
  • Ngantori

Keywords:

UKS Program, Islamic Elementary School, Obstacles, Implementation

Abstract

The School Health Business Program (UKS) is an effort to foster student health through three pillars, namely health education, health services, and fostering a healthy environment. However, in practice, the implementation of UKS in elementary schools still faces various obstacles. This study aims to describe the implementation of the UKS program and the obstacles and challenges that arise in its implementation. This study uses a qualitative descriptive approach. The research subjects consisted of school principals, UKS coaches, teachers, and students. Data was obtained through interviews, observations, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the implementation of UKS is already running, but it is not optimal. The obstacles found include the limited facilities of UKS space, lack of budget, lack of special training for UKS coaches, and low student awareness in maintaining cleanliness and health. Cooperation with the Health Center has also not been carried out optimally. Nevertheless, the school continues to conduct basic health education, light first aid, and clean living habits through routine activities. The conclusion of this study emphasizes that the implementation of UKS requires facility support, improving the competence of UKS coaches, cross-agency cooperation, and sustainable health education. This research is expected to be an input for schools to increase the effectiveness of the UKS program in shaping clean and healthy living behaviors in students.

Abstract

Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya pembinaan kesehatan peserta didik melalui tiga pilar, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan UKS di sekolah dasar masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program UKS serta hambatan dan tantangan yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, pembina UKS, guru, dan siswa. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan UKS sudah berjalan, tetapi belum optimal. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas ruang UKS, minimnya anggaran, kurangnya pelatihan khusus bagi pembina UKS, serta rendahnya kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Kerja sama dengan Puskesmas juga belum terlaksana secara maksimal. Meskipun demikian, sekolah tetap melakukan edukasi kesehatan xiv dasar, pertolongan pertama ringan, dan pembiasaan hidup bersih melalui kegiatan rutin. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelaksanaan UKS membutuhkan dukungan fasilitas, peningkatan kompetensi pembina UKS, kerja sama lintas instansi, dan edukasi kesehatan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi sekolah untuk meningkatkan efektivitas program UKS dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

11.06.2026

How to Cite

Meliani, & Ngantori. (2026). Implementation of the School Health Unit Program at Jarinabi Elementary School Tanjung Jabung Timur Jambi Province. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 10(1), 173–184. Retrieved from https://jurnal2.unimen.cloud/index.php/edumaspul/article/view/136