Analisis Manajemen Risiko Pada SITASI Menggunakan Framework OCTAVE Allegro
Abstract
Sistem Informasi Tugas Akhir (SITASI) merupakan sistem yang digunakan untuk mendukung pengelolaan proses tugas akhir mahasiswa, mulai dari pengajuan judul, penentuan dosen pembimbing, proses bimbingan, hingga pengelolaan data seminar dan sidang. Sebagai sistem yang menyimpan dan mengelola berbagai data penting akademik, SITASI memiliki potensi risiko yang dapat memengaruhi keamanan, integritas, dan ketersediaan informasi. Risiko tersebut dapat berasal dari kesalahan pengguna, kegagalan sistem, gangguan jaringan, maupun ancaman keamanan siber yang dapat menghambat proses akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada Sistem Informasi Tugas Akhir (SITASI) menggunakan framework Operationally Critical Threat, Asset, and Vulnerability Evaluation (OCTAVE) Allegro. Metode OCTAVE Allegro digunakan karena berfokus pada identifikasi aset informasi kritis, analisis ancaman, penilaian dampak risiko, serta penyusunan rekomendasi mitigasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Tahapan penelitian meliputi identifikasi aset informasi, penentuan kebutuhan keamanan, identifikasi ancaman dan kerentanan, analisis dampak, serta penentuan tingkat risiko berdasarkan konsekuensi yang ditimbulkan terhadap operasional sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa aset informasi kritis pada SITASI meliputi database akademik, server aplikasi, data pengguna, portal SITASI, dan dokumen konfigurasi sistem. Risiko dengan tingkat prioritas tertinggi yang teridentifikasi adalah serangan ransomware pada server database dengan skor risiko 40, kebocoran data akibat celah SQL Injection dengan skor risiko 39, serta downtime sistem pada periode penggunaan tinggi dengan skor risiko 38. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan penerapan pengendalian berupa Web Application Firewall (WAF), parameterized query, strategi backup 3-2-1, segmentasi jaringan, penguatan keamanan endpoint, serta peningkatan kapasitas infrastruktur sistem. Dengan penerapan framework OCTAVE Allegro, organisasi diharapkan dapat mengelola risiko keamanan informasi secara lebih efektif sehingga keamanan, keandalan, dan keberlangsungan layanan Sistem Informasi Tugas Akhir dapat terjaga dengan baik.







